NAMA LENGKAP

:

MUHAMMAD TOWIL

ASAL PARTAI

:

DEMOKRAT

JABATAN

:

WAKIL KETUA I DPRD

Ingin majukan Perekonomian Pesisir

MUHAMMAD Towil merupakan anggota DPRD Periode 2014-2019 dengan pengalaman hidup menjadi sosok pekerja keras. Ia penah menjabat sabagai peratin di pekon marang selama dua periode dari 2004-2009 dan 2010- 2014.

Sebelum naik ke panggung politik, pria lahir di jepara, 41 tahun lalu itu adalah seorang petani dan pernah bekerja di perusahaan swasta menjadi karyawan di PT KMCU. Kemudian pernah menjadi seorang sopir truk ekspedisi.

Pria empat anak ini juga sempat menjadi pengurus Lembaga Himpunan pekon (LHP). Pekon marang pada 1999 sampai 2004. Kemudian pada 2004 dia terpilih menjadi peratin di pekon Marang dengan masa bakti terhitung 2004-2009.

Perjuangan untuk mendapat kan kursi di lembaga DPRD Lampung Barat telah ia mulai pada pemilu 2009 silam melalui Partai karya peduli bangsa (PKPB). Sayang, ketika itu ia gagal menjadi legislator pilihan rakyat.

Setelah gagal di pemilu legislatif itu, pada 2010 anak pasangan Suhud (alm) dan siti romlah (alm) ini kembali terpilih menjadi peratin pekon marang. Saat melaksanakan amanah sebagai sebagai peratin, pada 2011, ia memutuskan untuk pindah partai dan bergabung ke demokrat.

Melalui partai besutan mantan Presiden SBY itu, ia kemudian kembali mencalonkan diri hingga mengikuti pemilu legislatif 2014. Ia pun berhasil meraih satu kursi. Visinya ketika itu adalah ingin memajukan perekonomian masyarakat wilayah Pesisir Barat dan meningkatkan sarana infrastruktur jalan.

Dalam melaksanakan mandat sebagai anggota DPRD, ia berjanji mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi. Untuk itu, ia berharap agar DPRD Pesisir Barat segera terbentuk sebab banyak tugas yang sudah menanti.

Banyak potensi yang dimiliki Pesisir Barat, tetapi sampai saat ini belum difungsikan secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Hal inilah yang melatar belakangi saya keinginan maju menjadi wakil rakyat demi mengembangkan potensi tersebut,’’ujarnya.

Menurut, banyak potensi yang memiliki Pesisir Barat, antara lain di bidang pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, dan pariwisata. Memajukan dan mengembangkan potensi tersebut dapat ditempuh melalui pemikiran dan ide kreatif tentang arah kebijakan yang harus dilaksanakan.