Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesisir Barat Mengelar Rapat Paripurna Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017, Senin (16/07), Di Gedung Wanita, Pesisir Tengah.

Dalam hal ini dihadiri oleh Wakil bupati, Anggota DPRD Pesisir Barat, unsur Forkopimda Pesisir Barat-Lampung Barat, Sekretaris Daerah, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dilingkungan pemerintahan kabupaten pesisir barat serta Tim ahli dan Tim Pakar DPRD Kabupaten Pesisir Barat.

Wakil Bupati Pesisir Barat, Erlina, S.P., M.H Mendampingi Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.H.Agus Istiqlal,SH.MH. menyampaikan bahwa Pelaksanaan APBD 2017 merupakan realisasi dari program dan kegiatan atau perhitungan anggaran yang disusun dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan potensi, kondisi sosial dan ekonomi daerah yang dikaitkan dengan tolak ukur rencana strategis pemerintahan kabupaten pesisir barat.

"Pelaksanaan Anggaran APBD harus disampaikan pertanggungjawabannya pada setiap akhir tahun anggaran, yaitu dengan menyusun dan menyampaikan laporan keuangan kepada DPRD," Ujarnya.

Selanjutnya, Pencapain target kinerja APBD Tahun 2017 digambarkan oleh serapan anggaran belanja daerah sebesar Rp.811,73 Milyar dari total anggaran sebesar 903,19 atau sebesar 89,87%, Sementara realisasi pendapatan daerah sebesar Rp. 813,11Milyar dari target pendapatan sebesar 823,44 Milyar atau sebesar 98,75%. Sebagaimana telah disusun dalam struktur APBD, bahwa pendapatan Daerah meliputi pendapatan asli daerah sebesar Rp.42,89 Milyar dari target sebesar 42,89Milyar, Dari sisi penerimaan terjadi defisit sebesar Rp. 10,32 Milyar sedangkan dari sisi belanja terjadi surplus sebesar Rp. 91,45 Milyar, Secara keseluruhan realisasi APBD 2017 sebesar Rp.81,17 Milyar sekaligus merupakan sisa lebih perhitungan anggaran atau dana Silpa Tahun 2017, Terangnya. (dca)

Berita Dewan